Mas Ben Widyatmoko’s Registered & Protected Web Page
http://bentoelisan.blog.com-
All Rights Reserved
-
Thu Apr 15 03:35:30 UTC 2010
-
Mas Ben Berkata-kata
-
http://bentoelisan.blog.com Protected on 2010-04-15 03:35:30 UTC
-
Home Banner Bentoelisan Mas Ben Kata2 Mas Ben WallOfFame[Bentoelisers] Ruang Tamu Survey Mas Ben Berkata-kata Apr 13 2010 @Bengawan … Mengalir sampai ke … Mas Ben Halo Bentoelisers, “Ati-ati di jalan, Mas.” Begitu pesan Jeng Arum melepas keberangkatan Mas Ben. Dibalas oleh Mas Ben mengecup kening dan pipi kepada isteri dan putera mereka, Gus Atya. Mas Ben hari libur itu akan menunaikan tugas kemasyarakatan bloggernya, bertemu dengan kawan-kawan Blogger dari komunitas Bengawan [thox, ndak pake Solo]. Mereka sebagaimana kesepakatan hendak berkumpul bertatapan muka di sebuah kebun nan luasnya yang raya. Jeng Arum beserta Gus Atya di gendongannya, melepas kepergian orang yang mereka kasihi hingga lenyap ditelan tikungan gang. —- Waduh lha koq pakai acara macet segala to ? batin Mas Ben yang tertimpa kemalangan terjebak dalam kemacetan lalu lintas. Memang sedang ada perbaikan jalan, sehingga satu jalur ditutup, menyebabkan jalur lalu lintas diatur dengan sistem buka tutup. Mas Ben melirik ke pergelangan tangannya, sudah lebih jam 12.30. “Aduh, wong sudah dekat ke TKP kok ya …” Mas Ben geregetan. Walau sudah dinobatkan dikenal sebagai penyabar, namun demikian keberingasannya akan menjelma menjadi pemilik wajah kesuh bila diperhadapkan kepada kondisi lalu lintas yang macet. Pasti ndremimil tak terkendali [dibatin tapi]. Mas Ben meraih ponsel dari dalam tas, dan membuat SMS ditujukan kepada penanggung jawab acara. “Sorry, saya kena macet di Jl. anu. Teman-teman sudah pada kumpul belum ?” begitu bunyinya SMS. Sekejap terdengar nada balasan, mengabarkan : “Sudah, tinggal menunggu si x dan si xx. Di sini hujan deras. Langsung saja ke TKP baru di situ adanya di sebelahnya sana.” Memang untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak … menjelang tiba di TKP, hujan pun menyambut dengan mesra dan menderunya [hujan po angin to yang menderu ?]. Sebagai turis di situ, Mas Ben jelas “ga ah” alias gagap arah. “Mas kalau mau ke sana, paling cepet dan enak lewat mana ya ?” tanya Mas Ben kepada seseorang yang tengah berteduh. “Wah maaf gak tahu, saya orang baru Mas ?” Sebuah jawaban yang paling ndak mutu dan tidak diharapkan oleh orang yang sedang panik tentunya. “Oh, lebih baru saya Mas. Saya juga baru saja sampai di sini.” Balas Mas Ben anyel. Akhirnya setelah bertanya sana sini dan putar-putar berkeliling menembus hujan, Mas Ben pun tiba di lokasi dimaksud tepat jam 13.30 waktu setempat. “Lho koq sedikit, teman-teman yang lain di mana Mas ?” tanya Mas Ben kepada peserta kontingen yang sedang katisen itu berkat berteduh terlalu lama. “Sedang didrop ke lokasi Mas.” jawab satu di antara mereka yang belakangan diketahui bernama Mas Kurnia. “Lho pindah lagi ya ?” Iya Mas, langsung makan siang. Akhirnya Mas Ben pun beserta teman-teman yang tersisa itu pun digiring bersama-sama menuju tempat makan siang. “Pesta kebunnya, batal to ini ?” Tanya Mas Ben. “Iya Mas, terbatalkan oleh hujan … dan hari sudah masuk sore.” Akhirnya mereka tiba di sebuah restoran bernuansa sejuk beraroma tradisional. Di sana sudah menunggu kawan-kawan yang lain. Ada Mas Ardiansyah Sragen, Mbak Maharani Puteri, Mas Fathur, Mbak Ajeng Raden, Mas Zulkarnaen, Mas Dhamar [blogmu opo Mas ?], Mas Gajah Pesing, Mas Handoko, Mbak Ratih Kusuma, Mas Angger, Mas Gunawan, Mbak Risti [siapa lagi ya, hayo ?] Akhirnya acara kopdar hari libur itu tergelar akbar dengan sukses berbelok dari besteknya. Ada beberapa MOU tercetuskan, yaitu : Rencana menyambut kopdar akbar @bengawan pada awal bulan Juni tahun 2010 di Solo, Kesepakatan keberangkatan bersama dengan KA bisnis, Penetapan chapter baru komunitas Penunjukan bendahara regional untuk menampung iuran sukarela member. Penetapan waktu kopdaran bulan selanjutnya. Berikut adalah Highlight acaranya, biarkan gambar berbicara : Kopdaran dulu sama sohib masa remaja dulu di SMP Sudah kumpul semua kah ? Hehehe … aku di-foto cah. Saya juga difoto dong Mas Ben … H2C menunggu hadirnya sajian maem siang Ah, lumayan ada teh anget tawar … A ha, akhirnya. Sikaaaaaaaaatttttt … Wah jempol semua, maemnya habis ya … Kayu serutan diplitur semua, berapa biayanya ya buat bikin warung kaya gini ? Eh ada kolam, ke sini yuuk teman-temanku … [ajak Mas Dhamar] Kricik … kricik … air mengalir sampai jauuuuhhh Sesi pemotretan dimulai … [Nyanyi] … Aku adalah blogger bengawan selalu riang serta gembira … syaalalalala [notasi not "Si Gembala Sapi'] Wis dijepret durung to yo ? Selak gringgingen ki aku … Con Te Partiro … Time to say goodbye Sampai kita berjumpa lagi … [kok njur pose lemez to yo ?] Demikianlah kopdar luberan @bengawan ini dikisahkan dengan sesuai apa adanya:) Salam bentoelisan Mas Ben Share and Enjoy: 11 comments | Tags: bengawan, blogger, kopdar | Posted in Jurnal Apr 9 2010 Dia Pun Turut Bergaya Bahagia Mas Ben Halo Bentoelisers, Ckrlerksz krlerksz … dan sekilau cahaya merona memendar. Dengan gaya bak photographer menjelang canggih Mas Ben pun jumpalitan membidik model barunya yang masih polos nan imut. Mas Ben semakin bersemangat memainkan telunjuknya ketika melihat sang model pun dengan ekspresifnya terus menggodanya semakin gencar mencolak-colek tombol rana kameranya. Tidak mengecewakan untuk seorang photographer dan model pemula yang masih polos lugu dan murni di dunianya masing-masing … dan …. Ckrlerksz krlerksz … yaks. Bagaimana ? Silakan diresensi, Mas ben mau mhoto-mhoto lagi dulu ya Salam bentoelisan Mas Ben Share and Enjoy: 28 comments | Posted in Jurnal Apr 1 2010 Maaf Aku Tidak Memilihmu Mas Ben Halo Bentoelisers, “Mas Ben, ini lho Gus Atya ditungguin. Saya mau cuci botolnya dulu, sudah pada kotor.” Seru Jeng Arum dari dalam kamar. Mas Ben yang sedang asyik masyuk dengan mainan barunya, sebuah kamera hadiah ulang tahun dari isteri terkasihnya, membenahi gadgetnya dan bangkit berpapasan dengan Jeng Arum, menghampiri putranya yang tengah gulang-guling mesam-mesem di tempat tidur. Gus Atya yang melihat ayahnya mendekat, langsung bangkit menyongsong dengan riangnya. “Eh eh jangan lompat-lompat nanti jatuh lho.” Ujar Mas Ben menyambut tubuh mungil putranya yang sedang bertumbuh. Gus Atya tertawa lebar dalam pelukan bapaknya, menampilkan sederetan geligi kecilnya yang baru beberapa tumbuh menghiasi gusinya. Beberapa saat lamanya Mas Ben dan putranya larut dalam gelak tawa canda, hingga Jeng Arum menyibak gorden kamar mendekati mereka. “Ayo sudah malam, mimik susu terus bobok ya bocah ganteng.” ujar Jeng Arum menyodorkan sebotol susu yang disambut mesra oleh tangan mungil Gus Atya. Lahap sekali Gus Atya menikmati susunya, dalam tatapan teduh kedua orang tuanya. “Seneng ya Jeng rasanya, atas semua karunia Tuhan kepada kita.” Bisik Mas Ben disertai kecupan ke pipi isterinya. Jeng Arum mengiyakan lembut, sambil menutupkan selimut ke tubuh putra mereka yang sudah mulai terlelap. Setelah menutupkan kelambu, Mas Ben meninggalkan isteri dan putranya kembali ke ruang depan menemukan kembali kamera barunya. “Jangan sare kemalaman mentang-mentang punya mainan baru.” Terdengar lirih suara Jeng Arum setengah berbisik mengingatkan. —— Mas Ben punya kamera baru, ya hadiah ulang tahun yang baru diperolehnya 4 hari lalu. Sebuah hadiah yang menghadirkan sukacita bagi Mas Ben sekaligus anyel sedikit perlu perjuangan dalam proses awal kepemilikannya. Bagaimana tidak ? Mas Ben yang sudah langsung jatuh hati pada pandangan pertamanya ke sebentuk kamera, dengan semangat membabi-buta nya si Pramuniaga langsung mengarahkan pilihan ke sebuah type kamera. Dengan trampilnya dia paparkan semua nilai plus kamera yang direkomendasikannya, termasuk mengajak Mas Ben berkeliling toko guna demo klak klik klik sana sini buat membuktikan kesaktian bidik kamera dimaksud. Mas Ben teguh dengan pilihannya, demikian pun si pramuniaga. Dia semakin antusias menggiring Mas Ben dengan jurus penakluk sukma-nya. “Wah ngeyel juga nih orang.” Begitu pikir Mas Ben yang sudah mulai tidak sabar, mengingat waktu semakin merambat larut, dan dilihatnya Gus Atya pun sudah mulai rewel diserang kantuk dalam gendongan ibunya. [Mas Ben memang diberikan kejutan oleh Jeng Arum yang mendadak mengajak ke mall, dan membebaskan Mas Ben memilih sendiri hadiah kameranya]. “Sudah begini saja Mas, saya kagum dengan segala kecanggihan kamera sampeyan. Tapi mohon maaf, saya sudah jatuh cintronx sama yang ini. Jadi, tolong dibuatkan nota-nya.” Kata Mas Ben memungkasi transaksi dengan senyum ala Don Corleone mematikutukan musuhnya. Pramuniaga digdaya itu pun lemas menyerah, dan menuliskan bon untuk kamera beserta batere, charger, dan memory card 4G. Mas Ben pun puas menenteng kamera barunya. —— Dibolak-baliknya buku manual yang tebal itu dengan mata-nya pondar pandir beralih pandangan dari buku dan kamera di tangan kanannya. Buku panduan berbahasa inggris diterjemahkan bebas olehnya dengan berpedoman pada gambar tools / tombol. Uh ternyata spesifikasi dan kemampuan kameranya nyaris sepadan dengan kamera yang ditawarkan kepada Mas Ben. Untung deh. Penasaran sama kamera barunya Mas Ben ? Inilah perwujudannya dari berbagai sisi-nya. [Data spec detail silakan dilihat di sini ya] Bagaimana saudara-saudaraku ? Pokoknya jangan tanya-tanya dulu sekarang. Maklum masih baru gress, jadi Mas Ben masih belum apal semua ilmunya hehehhe. Okelah, Mas Ben mau belajar manual book-nya dulu. Mudah-mudahan kalau nanti sudah pinter dan mau melangkah ke profesional, bisa meningkat ke kamera yang lebih bagus lagi sebagaimana bentukannya di bawah ini : N I K O N Salam bentoelisan Mas Ben Share and Enjoy: 38 comments | Tags: hadiah, kamera, ulang tahun | Posted in Jurnal Mar 26 2010 Yuk Segarkan Kembali Bumi Dengan Bersepeda Mas Ben Halo Bentoelisers, Tidak seperti biasanya yang suka berhitung dan bernegosiasi soal bangun pagi, hari itu Mas Ben sudah tampak necis pagi-pagi sekali. “Njanur gunung Mas, koq sudah wungu dan rapih.Biasanya harus digegeri dulu.” Tegur Jeng Ayu, yang baru pulang berbelanja keperluan masak. “Lho, hari ini kan Minggu Jeng. Dan saya akan ikut acara fun bike.” jelas Mas Ben sambil memilah-milih topi koleksinya. Mas Ben ini memang punya hobi musiman, waktu awal menikah dulu paling senang mengumpulkan kaset, berubah mengoleksi buku walau entah kapan dibaca, dan belum lama ini punya hobi baru mengoleksi topi. “Oh iya, saya lupa Mas.” Singkat kata Mas Ben pun berpamitan ke isterinya dan mencium pipi gempil Gus Atya putera mereka yang masih terlelap hangat itu. “Ndak sarapan dulu Mas ?” “Nanti saja Jeng, sudah ditunggu Jiyo sama Mbah Samto. Tampak oleh mereka Jiyo dan Mbah Samto sudah siap di depan pagar. “Monggo Mbah Samto dan Dik Jiyo, sarapan dulu nemani Mas Ben.” jeng Arum menawarkan. “Terimakasih Jeng Arum, nanti saja. Sudah hampir mulai fun bike-nya jawab Mbah Samto yang diiyakan oleh Jiyo. Bertiga mereka beriringan menuju alun-alun tempat kumpul start dan finish-nya fun bike. —- Selepas gema Adzan Duhur, Mas Ben sudah kembali ke rumah menjumpai isterinya yang sedang menyiapkan makan siang. “Masak apa Jeng ?” Mas Ben langsung mengembang hidungnya mengetahui sayur lodeh nangka dan sambal goreng tempe, menu kesukaannya sudah tertata rapih di meja makan. “Gimana tadi funbike-nya Mas ?” Tanya Jeng Arum. “Rame Jeng, banyak yang ikut dan doorprizenya juga banyak. Tapi bukan itu yang penting, yang paling utama adalah bahwa ternyata semangat bersepeda itu masih ada dan besar.” Jawab Mas Ben. “Bukankah itu sebuah kenyataan yang menggembirakan to Jeng ?” Lanjut Mas Ben, sambil bersuap. “Sekarang ini kan polusi semakin parah oleh banyaknya kendaraan bermotor dan mobil, yang semakin dimudahkan dalam kepemilikannya. Sepeda mulai tergusur. Citra kota kita, Jogja sebagai kota sepeda mulai pudar. Tidak ditemukan lagi banyak pelajar, mahasiswa, pegawai, dan masyarakat lainnya naik sepeda, kecuali para buruh lajon yang memadati jalan-jalan kota setiap pagi dan sore. Ada yang dari arah timur [Prambanan]. Ada yang dari arah selatan [Bantul] dan ada yang dari barat [Kulon Progo]. Selain buruh lajon, juga muncul iring-iringan pengendara sepeda; mbok-mbok bakul sayuran dari desa-desa. Sepeda akhirnya hanya menjadi pilihan laum marjinal, baik yang karena tuntutan profesi maupun sekadar hobi memelihara eksotisme, misalnya beberapa komunitas pecinta sepeda onthel, yang sekarang pun semakin remang-remang keberadaanya.” “Ya, kan cara pandang orang sudah berubah Mas. Sepeda motor dipandang jauh lebih praktis dibanding sepeda onthel, apalagi sepeda motor bisa didapat dengan mudah dan praktis melalui kredit.” kata Jeng Arum. “Dan, maka sempurnalah sepeda sebagai korban perubahan pilihan dan gaya hidup.” potong Mas Ben. “Bersepeda itu terkait erat dengan habit, kebiasaan. Karena itu kampanye budaya bersepeda perlu diwujudkan sebagai gerakan budaya.” “Ya mengubah kembali pragmatisme masyarakat, kan bukan hal yang mudah to Mas. Lagi pula perlu dukungan sarana dan prasarana.” Kata Jeng Arum lagi. “Benar Jeng, oleh karena itu ketika peringatan ulang tahun kota Jogja ke 252, telah dicanangkan program Sego Segawe: Sepeda Kanggo Sekolah lan Nyambut Gawe, melalui Perwal Nomor 24 Tahun 2008. “Dan untuk mendukung program tersebut sudah bisa kita temukan adanya jalur khusus sepeda [seperti di daerah menuju Bugisan dan wilayah lain] yang ditandai dengan rambu-rambu. Penyediaan dan perbaikan kualitas pelayanan parkir bagi para pesepeda di tempat umum.” “Juga Pak Walikota tak henti-hentinya mengingatkan kepada para komponen pendidikan untuk terus menggiatkan penggunaan sepeda bagi pelajar sebagai moda transportasi ke sekolah yang berjarak + 3 km dari rumahnya, dan bepergian untuk keperluan-keperluan lain jarak dekat, sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang sederhana,, percaya diri, dan berwawasan lingkungan.” “Benar juga ya Mas, kalau pada akhirnya program Sego Segawe sudah menjadi budaya, pastilah daya tarik Jogja sebagai kota sepeda akan semakin menggairahkan para turis untuk berkunjung, dan juga udara Jogja akan berkurang banyak polusinya.” “Benar sekali Jeng. Oleh karena itu marilah kita bersepeda saja hehhhee.” Kata Mas Ben. “Weeee, tapi saya tetep dukung dan mendoakan terkabulnya cita-cita Mas Ben yang kepingin punya mobil sendiri.” Goda Jeng Arum. “Iya, iya. kita akan punya mobil.” Kata Mas Ben sambil merengkuh isterinya dan mengecup keningnya. Demikianlah diskusi kecil ala meja makan, Mas Ben dan isterinya diakhiri. Salam bentoelisan Mas Ben Share and Enjoy: 62 comments | Tags: 17-18 April 2010, KumKum | Posted in Kompetisi Mar 8 2010 Blogger United Absolutely Bloggerhood [Oleh-oleh Dari Amprokan Blogger 2010] Mas Ben Halo Bentoelisers, Adakah persahabatan sejati ? Ada, jawabnya. Antara Siapa ? Blogger, jawabnya. Ya, selama ini mungkin ada beberapa kejadian menyakitkan, berkat ternodainya kesucian persahabatan … itu kata mereka yang merasa tersakiti tentunya. Namun benarkah dalam setiap hubungan selalu berakhir sakit dengan perasaan terkhianati ? Tidak, jawabnya. Dalam setiap hubungan, selama itu dibangun dengan fondasi ketulusan dan tidak ada motif kepentingan, pasti akan langgeng walau terpisah jarak dan waktu. Hubungan akan menjadi indah dan terjaga langgeng tanpa harus menuntut kehadiran fisik dan kedekatan jarak. Hal ini telah dibuktikan dengan nyata dalam event temu blogger yang digagas dan dirancang dengan apik oleh Be-Blog dalam acara Amprokan Blogger bertajuk Blogger Cerdaskan dan Hijaukan Bekasi pada tanggal 6-7 Maret 2010 kemarin. Acara dimulai pada hari Sabtu tanggal 6 Maret 2010 pagi di Wisma Haji kota Bekasi. Ratusan blogger dari berbagai kota Depok, Jakarta, Bogor, Bandung, Bekasi, Kuningan, Karesidenan Surakarta [Solo, Surakarta, Karanganyar], Ponorogo, Mojokerto, Pontianak, Cirebon, Jogja, Tangerang, Palembang, Surabaya, Pekanbaru, Karawang, Cikarang, Ngawi, Kubu Raya, Pasuruan, Banyumas, Brebes, Kudus, Purwokerto, Balikpapan, Magelang, Gresik, Malang, Madiun, Ponorogo, Bangkalan, Makassar, Aceh, Ngawi, Riau, Wonosobo, Padang, mulai berdatangan saling sapa dan berbagi cerita sebelum memulai acara di hari pertama. Setelah semua blogger melakukan registrasi ulang dan menerima goody bag dari panitia, satu persatu mulai menaiki bus sesuai dengan pembagian bus yang telah ditetapkan panitia. Dengan pengawalan polisi, iring-iringan lima bus bergerak meninggalkan Wisma Haji kota Bekasi yang juga menjadi tempat menginap bagi para blogger peserta, menuju Tugu Bina Bangsa, yang merupakan maskot kota Bekasi, menggambarkan semangat perlawanan para pahlawan mengusir penjajah. Dari Tugu Bina Bangsa, rombongan blogger bergerak menuju Sentra Usaha Kecil Menengah [UKM] boneka HIKPID. Para blogger disambut oleh warga dan pelaku UKM dipimpin Bapak Wakil Walikota Bekasi H Rahmat Effendi, SSos, MSi. Para blogger dengan senang hati menerima souvenir bantal cinta. Perjalanan dilanjutkan ke TPA Sumur Batu Bekasi. Di sana para blogger diberikan pengetahuan tentang manfaat pengolahan sampah menjadi pupuk dan pembangkit tenaga listrik melalui pengolahan gas metana. Perjalanan dilanjutkan ke Kota Jababeka di Cikarang. Para blogger dapat menikmati keindahan dan kelengkapan serta keasrian Kota Jababeka. Para blogger disambut hangat di President University, dan mendapatkan penjelasan detail dari Bp. Suresh Kumar [President Director PU] tentang visi misi pembangunan dan pelaksanaan kegiatan akademik di PU. PU didirikan untuk mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mendidik para siswanya menjadi para ahli yang siap pakai melalui pendidikan intelektualitas dan mental kepemimpinan. PU menerapkan sistem biaya pendidikan tetap untuk masa 2.5 tahun lulus, yaitu semua biaya dibayar di muka dan para siswa dibebaskan segala macam biaya pendidikan lagi selama masa belajar mereka, berapa kali pun mereka mengulang mata kuliah karena kurang nilai. Para siswa diwajibkan tinggal di dormitory pada masa setahun pertama. Di dormitory para siswa memperoleh pendidikan sosial dan kepemimpinan dengan program lomba antar blok, yang dimaksudkan untuk menilai seberapa mampu seorang siswa yang ditunjuk sebagai ketua camp [RT] dormitory dalam mengatur di masyarakat kecilnya. PU menugaskan dua ketua asrama, yang dipilih dari latar belakang militer. PU juga berprinsip tidak ingin meluluskan pengangguran dengan cara menerima siswa hanya sesuai dengan permintaan perusahaan di lingkungan Jababeka. Para siswa wajib program ekstensif / permagangan selama 1 tahun. Setelah itu menyusun skripsi. Dan otomatis siswa setelah wisuda akan langsung mendapatkan penempatan di perusahaan magangnya. [Ssssst, ini bisa jadi inspirasi untuk lomba blog UII yang bertema Kampus Idaman ] Para blogger juga cukup memperoleh ilmu berkat pemaparan tentang alasan pembangunan dan tujuan jangka panjang, serta kelengkapan fasilitas kota Jababeka oleh GM Residential Commercial Kota Jababeka, Bp. I Made Surya Darma. Kegiatan anjangsana di Kota Jababeka ditutup dengan city tour dan aksi penamaman pohon di Botanical Garden, yang dipimpin oleh Bp Eka Budianta. Para blogger banyak belajar tentang pohon di mini kebun raya ini. Dan juga bahwa rumah Tuhan ternyata ada di pohon, itulah mengapa alasan kita selalu memanjatkan doa :), cara indah Pak Eka untuk menanamkan rasa cinta kepada pohon. Dengan pemotongan tumpeng perayaan ulang tahun ke-3 Botanical Garden dan pelepasan balon ke udara, para peserta beria-ria meninggalkan Kota Jababeka. Di sini kebahagiaan blogger semakin lengkap, berkat masih dengan pengawalan ditambah lambaian tangan warga yang terusik kepenasarannya akibat bunyi sirene motor polisi, kelima bus yang mengangkut para blogger kembali ke kota Bekasi menuju kediaman dinas Bapak Walikota Bekasi untuk acara sarasehan. Para blogger benar-benar sangat diistimewakan, dengan pengawalan polisi tiada putus menembus tol yang dalam keadaan macet menjadi lancar dan punya hak didahulukan … [semoga para blogger menjadi tetap rendah hati ya hehehe]. Sambil menunggu acara sarasehan dimulai, para blogger ditantang membuat liputan kegiatan hari pertama Amprokan Blogger dalam perlombaan live blogging bertema Aku Cinta Bekasi berhadiah total Rp. 22,5 untuk tiga blogger pemenang. Tepat pukul 19.30 wib acara sarasehan dimulai dengan meriah di halaman rumah dinas walikota Bekasi, Bp. Mochtar Mohamad. Acara dibuka dengan sambutan dari Mas Aris, ketua panitia Amprokan Blogger, dilanjutkan oleh Mas Enda Bapak Blogger Indonesia. Dalam sambutannya, Pak Mochtar memaparkan tentang kota Bekasi dan kemajuannya. Beliau juga menjelaskan bahwa hanya melalui sampah saja Pendapatan Aseli Daerah [PAD] Bekasi mencapai Rp 30.4 M per tahunnya. Melalui sampah di TPA Bantar Gebang, kota Bekasi berhasil memproduksi 2MW listrik yang menerangi 100 KK, dari target 30MW. Selain listrik, kata Pak Mochtar, Pemkot Bekasi juga mengelola sampah menjadi pupuk dengan hasil produksi rata-rata 200 ton per hari. Untuk menggenjot produksi pupuk. Pemkot Bekasi juga membuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus memproduksi pupuk. BUMD itu ditargetkan memproduksi 50 ton per hari. Masih kata beliau, ada kabar bagus bagi pecinta sepakbola di Bekasi, bahwa dalam bulan Maret ini akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan stadion berstandar internasional di Bekasi untuk mendukung kesebelasan Bekasi yang telah masuk ke divisi A. Setelah dipuaskan dengan jamuan yang menggugah selera, para blogger kembali dimanjakan dengan penampilan band dari para pemenang lomba band siswa dari acara perayaan ulang tahun ke-13 kota Bekasi. Juga aksi panggung Delilah, band yang keseluruhan personilnya puteri. Puncak kehebohan para blogger, ketika Bang Jelly Tobing tampil prima besama band-nya. Juga ketika Pak Walikota dengan apiknya menyenandungkan tembang Akhirnya Kumenemukanmu-nya Naff. Hal ini menimbulkan celetukan dari kawan blogger dari TPC : Hebat, walikota biasanya nyanyi Widuri, Pak Mochtar nyanyi Naff .. bener-bener gaul. Selepas penampilan memukau Pak Walikota, blogger makin dimanjakan dengan kehadiran Iyeth Bustami, yang selain menampilkan lagu Laksmana Raja di Laut, para blogger dikejutkan dengan dahsyatnya ia menyanyikan lagu New York New York yang njazzy sekali. Hari semakin larut, acara di kediaman Pak Mochtar disambung oleh kehadiran Mbak Riesa Amrikasari yang ngetop sebagai Roseheart writers, dan Mbak Jane Shalimar. Dalam acara talk show yang dipandu Mas Eshape itu, banyak ilmu kepenulisan dari Mbak Riesa, terpenting adalah terbuka lebar pintu bagi para blogger untuk masuk dapur redaksi buku. Ilmu penting adalah masalah kaidah bahasa saja, dalam waktu ini masih banyak penulis yang belum memahami tentang cara penulisan kata depan. Acara hari pertama dipungkasi dengan tantangan Pak Mochtar kepada para blogger untuk membuat tulisan di blog para blogger bertema kesan Amprokan Blogger, hingga Pak Mochtar punya alasan untuk menggelar acara temu blogger sebagai agenda tahunan kota Bekasi, melalui tulisan blogger tentang Amprokan Blogger. Blog terbaik akan dihadiahi tiket pesawat gratis untuk kembali ke kota blogger. Bila yang menang dari Bekasi, hadiahnya menginap gratis di Hotel Horizon Bekasi. Para blogger menghabiskan malam pertamanya di wisma haji Bekasi dengan ngobrol begadang, dan sebagian lagi langsung mengejawantahkan tantangan Pak Walikota, lek-lekan sibuk merangkai kata mengharap peruntungan hehhehe. — Hari kedua Amprokan Blogger, dengan mata masih merah dan sipit berkat ngantuk dan kelelahan. Tak mampu memupuskan semangat para blogger untuk bersiap-siap menuju Aula Pusdiklat Mahkamah Konstitusi, mengikuti agenda hari kedua Seminar Interaktif bertopik Konsep Cybercity, Peran Komunitas Blogger dan e-Government. Seminar yang bertabur ilmu dan doorprize itu dipandu oleh Mas Budi Putra, Mas Romi Satrio Wahono yang ternyata adik kelas saya di SD Sompok Semarang [berani-beraninya dia melangkahi sukses kakak kelasnya ], dan pak Nukman Lutfie yang praktisi jejaring sosial itu. Dalam amprokan blogger ini dilengkapi dengan aksi sosial para blogger untuk berpartisipasi dalam Sejuta Buku Untuk Anak Indonesia [SEBUAI], dengan menyumbangkan buku anak-anak yang masih layak baca. Demikianlah segala kebahagiaan dan kebersamaan indah dua hari di Amprokan Blogger yang sukses berat itu. Sampai kita bertemu kembali sahabat blogger-ku, sampai kita mengunduh manfaat lebih banyak lagi melalui blogging sehat sebagaimana telah diajarkan oleh Mas Budi, Mas Romi dan Pak Nukman. Salam bentoelisan Mas Ben Share and Enjoy: 77 comments | Tags: amprokan blogger, blogger, blogging, blogwalking, pesta blogger, temu blogger | Posted in Jurnal Mar 1 2010 Wara-wara Mas Ben Halo Bentoelisers, Apa kabar ? Semoga baik-baik saja ya Oh iya, bekenaan dengan akan adanya tugas yang menuntut konsentrasi tinggi dan keseriusan Mas Ben, maka Mas Ben memohonkan maaf jika dalam rentang waktu tanggal 2-24 Maret 2010 jarang klintong-klintong mengunjungi blognya kawan-kawan yang baik hati semuanya :). Dan juga mungkin [kalau kuat ngampet] sampe tanggal 24 Maret 2010 nanti Mas Ben juga jarang mengupdate postingan di Bentoelisan. Namun demikian pintu komen di Bentoelisan tetap terbuka lebar 24 jam, karena ngasih komen baik / membangun itu mendapat pahala hukumnya jika dilakukan hehhee Sebenarnya Mas Ben juga ndak tega sama Bentoelisan yang sedang bertumbuh lucu-lucunya di umur ke-2 bulannya ini. Tapi ya karena misi yang akan Mas Ben jalankan nanti itu juga sangat pentingnya walau nyaris impossible, tapi demi integritas dan reputasi Mas Ben, ya … gitu deh … hehhe Tapi jangan kuatir, Mas Ben tetap akan berupaya menyediakan waktu di kesempatan akhir pekan untuk bersilaturahmi maya, syukur-syukur juga sempat setor postingan ke Bentoelisan [didoakan saja]. Baiklah, bila kawan-kawan Bentoelisers sekalian nanti sempat betukar sapa dengan para blogger lain, atau bentoelisers [yang berbaris manis di halaman Wall Of Fame Bentoelisan], mohon disampaikan salam kangen dari Mas Ben kepada beliau-beliaunya ya Terimakasih, sampai kita bertemu lagi di tanggal 25 Maret 2010 dst Salam bentoelisan Mas Ben Share and Enjoy: 26 comments | Tags: cuti, ijin sementara, pergi tuk kembali Mar 1 2010 Astaga, Dia hadir kembali ! Mas Ben Halo Bentoelisers, Malam itu Mas Ben terlihat asyik masyuk membelai tuts kompternya menjelajahi dunia maya. Dua kali Jeng Arum, isterinya mengingatkan tentang telah larutnya malam, dijawabnya dengan kata sebentar lagi, itu pun dengan perhatian masih tertuju full ke layar komputer. “Sedang membuat atau mencari apa to Mas ?” suara Jeng Arum yang sudah berada di sisinya, mengagetkan. “Eh ya, ini lho Jeng. Saya barusan menemukan web Astaga[dot]com. Web yang pertama kali saya kenal dan memiliki email. Sudah lama sekali saya tidak merambah ke sini, ya ada lima belas tahunan, sejak web ini kalau tidak salah vacuum dan berganti nama menjadi apa … pokoknya ada kata web… [dot]com.” Jawab Mas Ben “Saya kira sedang apa, koq serius sekali sampai lupa mengipasi menjelang tidur putera kita.” Balas Jeng Arum sembari membuka novel Finding Ben yang belum selesai dibacanya. “Hhhmm, tambah bagus banget Astaga[dot].com ini sekarang. Walau sudah tidak ada lagi layanan email-nya, dan menghilangkan goenka[at]astaga[dot]com akun email pertama saya, namun makin kinyis-kinyis saja tampilan web-nya.” Puji Mas Ben. “Tu Jeng, malah sekarang sedang mengadakan lomba blog kontes SEO, topiknya ASTAGA REBORN.” “Oh, SEO yang Mas Ben jelaskan ke Lik Promo dan Bu Guru Retno tempo hari itu ya?” “He eh.” Cekak aos Mas Ben menjawab pertanyaan isterinya. “Wah benar-benar komplit dan berkembang dewasa cepat Astaga[dot]com ini, [atau saya yang telat tahu dan ketinggalan info ya]. Mas Ben terkekeh sendiri. “Sudah bisa disebut Astaga.com lifestyle on the net deh web ini.” Tampilannya sudah meninggalkan gaya ABG-nya saat saya pertama kali mengenalnya dulu. Artikelnya juga lengkap, tuh Jeng ada artikel tentang vitamin kesukaan Jeng. Ada juga artikel tentang masalah parfum kesukaan saya.” “Wah wah wah, total hadiahnya lebih dari Rp. 30 juta Jeng, jadi niat buat berpartisipasi saya.” “Sudah jam 11.30 malam lho Mas, sare dulu. Ngarangnya besok sore saja.” Kata Jen Arum sambil memutup novel di tangannya. “Sebentar Jeng, saya buat sekarang saja mumpung sudah dapat ide untuk dituliskan.” bantah Mas Ben. “Ya sudah, saya tidur dulu ya Mas. Jangan malam-malam tidurnya nanti.” kata Jeng Arum sembari mengecup dahi Mas Ben, dan dibalas oleh Mas Ben dengan kecupan di kedua pipi dan kening Jeng Arum. Jeng Arum merebahkan dirinya di samping Gus Atya, putera mereka yang tengah merenda mimpi indahnya. Tinggal Mas Ben dengan imajinya merangkai kata menebar jala asa menang kompetisi SEO Astaga.com lifestyle on the net. “Ya, selesai akhirnya. Hhhmmm judulnya apa ya enaknya.” batin Mas Ben. “Ah ya, Mas Ben menempatkan pointer di kolom judul dan menuliskan : Astaga, Dia hadir kembali ! Mas Ben melirik jam mejanya, sudah menunjukkan jam 00.30 wib. Ditutupnya komputernya, dan dia pun merebahkan tubuhnya di ranjang. Dikecupnya kening Gus Atya yang dibuai nyenyak di antara dia, bapaknya dan ibunya. Salam bentoelisan Mas Ben Share and Enjoy: 7 comments | Tags: Astaga reborn, Astaga[dot]com, kontes SEO, lifestyle on the net | Posted in Kompetisi Feb 25 2010 Indonesia Tanah Airku Aku Cinta Padamu Mas Ben Halo Bentoelisers, Hari Selasa 23 Pebruari 2010 kemarin adalah batas waktu penyampaian pandangan akhir atau kesimpulan tim pansus atas hasil investigasinya terkait kasus Bank Century. Sepak terjang tim pansus dalam upaya mengumpulkan bukti kemungkinan adanya tindak penyelewengan dan konspirasi penggelontoran dana talangan 6.7 T untuk menyelamatkan Bank Century yang sudah dimulai berbulan-bulan terakhir [dengan bumbu pertikaian internal antar anggota tim pansus sendiri tentunya]. Menilik balik proses pelacakan bukti itu sudah banyak tokoh yang dipanggil baik sebagai yang dicurigai terlibat maupun mereka yang dipanggil sebagai saksi ahli. Bahkan ada keinginan memanggil Presiden untuk ditanya-tanya. Namun niat itu tidak terealisasi hingga batas akhir waktu kerja tim pansus yang telah ditetapkan. Pertanyaan yang muncul kemudian [meski tidak terlaksana], apa maksud rencana pemanggilan Presiden tersebut. Hal ini bisa dimaklumi jika merekam jejak pertanyaan para anggota pansus kepada saksi terundang sebelumnya yang notabene adalah pejabat pintar dan kompeten di bidangnya masing-masing. Pertanyaan-pertanyaan yang semakin mencorong bukan mengekerucut seperti seharusnya. Aroma keraguan akan niat baik dan konsistensi tim pansus sudah tercium sejak awal, sejak wacana pemanggilan presiden yang bernuansa “ketidakpuasan dan mendiskriditkan presiden oleh pihak-pihak tertentu” itu didengungkan. Keraguan dan desas desus itu semakin mendekati kesimpulannya sejak tim dari beberapa partai koalisasi pemerintahan yang selayaknya mendukung pemerintahan hingga akhir masa kabinet serta merta berbalik menempatkan diri sebagai lawan. Presiden yang merasa terkhianati pun menjadi masgul, dan mengambil inisiatif mengadakan pertemuan di istana Bogor, yang oleh lawan politiknya disimpulkan akan ada reshuffle kabinet sebagai upaya penyelelamatan presiden dari rencana pemakzulan. Mendekati waktu akhir justeru suara anggota tim pansus yang terpecah belah. Hal ini menjadi sangat fatal. Masyarakat yang awalnya berharapan baik kepada tim pansus menjadi jengah dan muak. Hasil akhir “kerja keras” tim pansus akhirnya kandas jauh dari perhatian masyarakat yang lebih tertarik dan simpati kepada musibah tanah longsor di Bandung. Bahkan tidak ada media cetak yang menjadikan isu mutakhir tim pansus sebagai headline news-nya. —- Sebagaimana kita kita ketahui, bahwa sejak awal pemerintahan kabinet pertamanya, musibah besar telah menjadi ujian bagi kepemimpinan Presiden SBY. Diawali dari tsunami di Aceh, Gempa Yogyakarta, lumpur lapindo, tanggul danau bobol di Tangerang Selatan, Gempa Padang, dan kini tanah longsor di Bandung. Bencana yang seharusnya mempererat rasa dan simpati justeru dimanfaatkan oleh kelompok tertentu yang tidak puas untuk memojokkan presiden SBY. Bagi mereka semua bencana itu dianggap dan dihasutkan kepada massa mereka sebagai wujud kurang proaktifnya pemerintah, dan dilegalkan sebagai kesempatan untuk menjegal. Masalahnya adalah bencana berpotensi terjadi setiap waktu di mana saja di belahan bumi mana pun. Dan kenyataannya selalu ada masalah dalam hal evakuasi korban dan penanganannya. Distribusi bantuan pun juga terjadi di setiap bencana. Penjarahan merajalela. Toh tidak ada pelimpahan kesalahan kepada pemerintah. Hanya di Indonesia saja dan di jamannya presiden SBY saja yang semua itu terjadi. Sekarang Tim Pansus Century sudah mencapai masa purna tugasnya, aroma kedengkian dan ketidaksukaan kepada presiden SBY sangat kental. Harapan baik kepada hasil kerja tim pansus pun tampaknya hanya sekedar angan saja. Dan bencana pun menggoyang kembali bagian tanah pertiwi. Bagaimana Mas Ben ? “Nggak tahulah, yang penting apa pun yang terjadi saya akan dukung pemerintah sah hasil pemilu hingga masa akhir kabinet. Saya nggak mau berantem sama sahabat saya warga negara yang memberikan suara secara sukarela kepada Pak SBY dan Pak Boediono. Kasihan to Pak Presiden, sudah pusing dengan banyaknya masalah negara dan PR dari pemerintahan sebelumnya yang masih oustanding ditambah program kerja kabinetnya. Koq ya diriwili to ah. Bagi yang merasa pinter, pakai kepinteran saudara semua untuk membantu pemerintah. Karena kalau Anda besok ndilalah kepilih memimpin bangsa ini pun insyaallah Anda yang merasa pinter itu pun juga butuh bantuan dan dukungan loyal dari orang yang tidak Anda sukai. Mbok ayo kita berpikir positif, bekerja sama seia sekata saling asah asih dan asuh memulai dari kita sendiri untuk menyayangi keluarga dan lingkungan kita masing-masing. Presiden itu juga manusia seperti kita yang punya tulang dan darah. Dia bukan panembahan supermen atau juga kyai ageng betmen yang superkuat dan nggak punya keringet. Mari kita jadi warga negara yang baik. Salam bentoelisan Mas Ben Share and Enjoy: 30 comments | Tags: bank century, bencana alam, cinta tanah air, Indonesia, pansus | Posted in Jurnal « Older Entries Disclaimer Marilah kita menjunjung sikap saling menghormati karya orang / pihak lain dengan selalu menampilkan informasi [link] sumber data / gambar / rekaman sebagai referensi pada setiap karya kita. Headline nya Mas Ben ? Grab this Headline Animator Kalendernya Mas Ben Bentoelisan adalah : Sebuah wahana untuk Mas Ben Berkata-kata. Tanpa tedeng aling-aling, namun tetep mengedepankan trapsila. Mau baca, monggo. Mau ngritik tidak dilarang. Mau meninggalkan jejak berupa komen dan pujian, itu bagus :) Pesannya : Jika sudah mampir, jangan lupa sebarluaskan kepada kawan, sobat, sanak saudara dan handai taulan, agar mampir juga di http://bentoelisan.blog.com ya. Demikianlah. Salam bentoelisan Mau surat-suratan sama Mas Ben ? klik saja ! atau ke : Juru Lacaknya Mas Ben Juru terjemahnya Mas Ben Kategori Kata-kata Mas Ben Select CategoryJurnalKompetisiUncategorized Bundel kata-kata Mas Ben Select Month April 2010 March 2010 February 2010 January 2010 Kata-kata Terbaru Mas Ben @Bengawan … Mengalir sampai ke … Dia Pun Turut Bergaya Bahagia Maaf Aku Tidak Memilihmu Yuk Segarkan Kembali Bumi Dengan Bersepeda Blogger United Absolutely Bloggerhood [Oleh-oleh Dari Amprokan Blogger 2010] Wara-wara Astaga, Dia hadir kembali ! Indonesia Tanah Airku Aku Cinta Padamu Pesan Kesan Bentoelisers wawansri on @Bengawan … Mengalir sampai ke … Mas Ben on @Bengawan … Mengalir sampai ke … ardian eko on @Bengawan … Mengalir sampai ke … Mas Ben on @Bengawan … Mengalir sampai ke … Mas Ben on @Bengawan … Mengalir sampai ke … fathur on @Bengawan … Mengalir sampai ke … mursid on @Bengawan … Mengalir sampai ke … Joulecar on @Bengawan … Mengalir sampai ke … fansmaniac on @Bengawan … Mengalir sampai ke … ajengkol on @Bengawan … Mengalir sampai ke … Sash on @Bengawan … Mengalir sampai ke … Mas Ben on Dia Pun Turut Bergaya Bahagia Mas Ben on Dia Pun Turut Bergaya Bahagia A Seen on Dia Pun Turut Bergaya Bahagia Didien® on Dia Pun Turut Bergaya Bahagia Photo-2nya Mas Ben Get the Flash Player to see the slideshow. Info Lomba / Kontes Ajangkompetisi Infolomba Infolombaku Lomba4U Rekomendasi Agustin Wilujeng Andy Tukang Nyakot Anggi Kusumah Annie Arzetha. Benwal Blogger Muntilan Community Catatan Kaki Cahya ceritainspirasi.net Humberqu Indolawas indonesiamatters Jarwadi Jilena Kangtono Kariyan Katalina Katekismus Ndorokakung Pandji Pragiwaksono Roseheart writers Sabda Suzannita Universitas Islam Indonesia xmixer Yessi Saya Mas Ben Rumah Sadhana Mas Ben Turut Serta Maturnuwun Sudah Mampir FREELANCE WRITER NEEDED Sign by Danasoft - For Backgrounds and Layouts free hit counter Campaign Kampung Maya-nya Mas Ben BentoelisanPromosikan Halaman Anda Juga NetworkedBlogs Blog:Mas Ben Berkata-kataTopics: Social, Mas Ben, Culture Follow my blog Blog Catalog Blog Directory Recent Readers Powered by BlogCatalog Tuit-tuitnya Mas Ben Salah satu indikator kedewasaan adalah bisa membedakan jalur komunikasi formal dan nonformal :) 04:02:46 PM April 14, 2010 from mobile web Pulang nanti, adakah tayangan di tivi masih setali tiga uang dengan kemarin ? Alternatifnya sinetron, ndak bagutz. 10:27:58 AM April 13, 2010 from web @pandji setep bai setep, lagunya NKOTB yang sik asik 10:14:00 AM April 13, 2010 from web in reply to pandji @rinnaite maturnuwun 09:57:32 AM April 13, 2010 from web in reply to rinnaite @rinnaite yang keseribu dinapaktilasi Mbak :) 09:32:40 AM April 13, 2010 from mobile web in reply to rinnaite Gomputerku nih memang mood-mood[an]. Adobe flash medianya suak keluar masuk tanpa pamit. Hari ini benink blink blink lagi hehehhe 07:03:17 AM April 13, 2010 from web @kuncoro internet kok mau dilawan hehe. Lha wong pakar internetnya lebih smart drpd teknologinya. 07:19:45 PM April 12, 2010 from mobile web in reply to kuncoro Wiliardi, Antasari, Susno ... Akankah ada yang lain lagi ? Adakah kebangkitan dewan jenderal lagi ? Entahlah ... 06:46:40 PM April 12, 2010 from web Tumben kepala Marcela Lumowa gak ada hiasannya :) 06:32:38 PM April 12, 2010 from mobile web Kamera Ria layak masuk guiness world record. Acara yg bertahan berdekade-dekade di satu stsn tivi 06:31:22 PM April 12, 2010 from mobile web Twitter Buttons AWARD KOMUNITAS Blogger Indonesia Menulis Yang suka dibaca Mas Ben Bacaan Hari Ini Ketik kata atau ayat: Alkitab Bahan</td> Syndication Blog Feed Comments Feed Mau dapet updated dari Mas Ben ? Enter your email address: Delivered by FeedBurner Info Lowongan Kerja Asisten Apoteker (AA) » Klinik Mata Nusantara April 14, 2010 Kasie Teknik (Kalimantan Timur) – Perkebunan Kelapa Sawit April 14, 2010 Teknisi Mechanic Operator Utility (Serang) » PT Angels Products April 14, 2010 Staff Akunting & Administrasi » Lulusan min. D3, PRIA March 25, 2010 Tenaga Marketing Full / Part Time (Ciputat) » CV Anima Nusantara March 24, 2010 Purchasing Staff » PT Santos Jaya Abadi March 23, 2010 RISK MANAGEMENT OFFICER » PT. First Media Tbk March 22, 2010 Java Developer » PT Sumber Diva Gemilang March 22, 2010 Staf Ahli » PT Muara Manggalindo March 13, 2010 Editorial Officer » Group of Magazine – Kompas Gramedia March 13, 2010 Website Speed Test Your domain(s): Enter each address on a new line (Maximum 10) (eg. iwebtool.com) Powered by iWEBTOOL Web & SEO Tools Check Page Rank of any web site pages instantly: This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service Users online Counter N97 <a href="http://www.blogtoplist.com/vote.php?u=124020" target="_blank"> View blog authority Bookmark This Site Kata Kunci 17-18 April 2010 ACFTA amprokan blogger Anti Korupsi Blopost Competition www.ceritainspirasi.net Astaga reborn Astaga[dot]com bank century bencana alam blogger blogging blogwalking Bollywood Box Office cinta tanah air cuti hadiah hobby ijin sementara India Indonesia Kajol kamera Kaset kasih Kebaikan kenangan kolektor komunitasblog.info kontes SEO KumKum lawas lifestyle on the net My Name Is Khan pansus pelayanan pembasmian Perdagangan bebas pergi tuk kembali pesta blogger seni menaikkan pengunjung blog SEO Shah Rukh Khan temu blogger Tom & Jerry ulang tahun SEO Dirty Tricks vs Unconventional Website Marketing Gratisan Musik O meu site vale€ 8,27 Milhões Certified Backlinks.Site Class:Are you a Big Fish? Meta Log in Blog.com Tanda mata Subscribe RSS Powered by Blog.com Create Blog Login Random Blog Go! - bd2f752254f2a44bbc4564e8509d285869cc5bca4b371f31f387c60e96ae16eb
-
(What's this?)
WCNLQ-2CE4G-19JCV

